Hati hati terhadap order yang tidak jelas


Beberapa hari yang lalu, Saya menerima sms dari seorang yang mengaku bernama haryono, karyawan Bank Indonesia, tepatnya kopkar BI yang beralamatkan di Jl budi kemuliaan no 22, Wisma kopkar BI.

Bp Haryono membutuhkan mobil innova untuk 3 hari, dan minta dikirim mobilnya besok paginya pukul 08.30wib di kantor beliau.  Dia tanya “berapa harga sewanya bu?”. Saya jawab, “600 per hari Pak, jadi totalnya 1.8 pak itu harga mobil berikut sopir!” “mm… oke” jawab beliau langsung.  “Boleh!”. “nanti saya transfer 1 juta dulu ya sebagai dp!” Saya heran dan agak senang, tapi banyak curiga.  Tapi saat dia minta no rek tetap saya kasih no rek saya juga.

Biasanya bukan begini cara orang melakukan nego harga. Tapi saya pikir, mungkin memang dia sedang sibuk.  Tidak lama, beliau saya telepon kembali, tidak diangkat.  Selang beberapa menit, beliau menelpon saya. “Saya sudah transfer ya bu, tolong di cek!” , “oke pak, saya sedang dijalan, nanti saya cek dan kabari bapak lagi, terima kasih..”.

Sampai di rumah, saya cek melalui internet banking, ternyata kosong! tidak ada transfer rp 1 juta dari bapak Haryono.  Lalu saya sms beliau “pak, transfernya belum masuk ya.”

Dan telepon saya langsung berdering, “ibu sudah cek?” .”Iya, tapi belum masuk pak” mungkin salah no rek? pikir saya. “Yang cek siapa? ibu sendiri?”tanya si bapak lagi. “iya.. saya cek sendiri” .  Saya jadi curiga, maksudnya apa?

“Ibu dimana ini? atm?” wah ini saya tambah curiga, saya jawab “ya….”

“Oke .. kalau gitu ibu ke atm, saya juga ke atm, jadi saya nggak capek bolak balik ke atm…”

“lho maksudnya gimana pak?”

“Iya nanti kalau ibu sudah sampai di atm, kasih tahu saya…”

“Pak.. maaf.. yang transfer kan bapak, di rekening saya tidak ada, berarti ada yang salah dengan cara bapak transfer.  Saya nggak perlu melakukan apa-apa pak.. saya nggak perlu ke atm! Cukup di depan komputer saja pak, saya kan pakai internet banking!”

“Oooo… ibu pakai internet banking ya…coba nanti saya cek lagi deh… tadi memang ada kerusakan network katanya!”

Setelah itu saya tunggu, sang bapak tidak lagi menghubungi saya.  Tapi dengan tetap berprasangka baik, Saya menunggu kabar dari sang bapak.  Sampai besok pagi pukul 08.30wib yang dijanjikan tidak ada berita apa-apa.

Seharusnya kalau ini order yang benar, telepon Saya sudah kring krang dari tadi pagi dan saya akan mendengarkan nyanyian dari seberang telepon karena saya tidak menepati janji, karena saya tidak mengirimkan kendaraan seperti yang telah dipesan!

Ternyata tidak! tidak ada complain sama sekali.

Saya jadi curiga, apa ini akan sama ceritanya seperti cerita yang ini? http://bermain-dengan-uang.blogspot.com/2009/09/nggak-gampang-percaya.html atau yang ini http://hherawati.wordpress.com/2008/03/10/penipuan-lewat-hp-tansfer-melalui-rekening-bca/

Saya tidak tahu juga. oh ya no tlp nya 02195257924.  Semoga saja tidak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s